Batik telah lama hadir di Nusantara sejak dulu kala dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia di Indonesia. Batik adalah sebuah tradisi melukis di atas kain yang digambar dengan aneka motif unik dan khas. Motif pada kain dibuat dengan menggunakan alat yang disebut canting dengan teknik pewarnaan dari bahan alami. Batik merupakan karya seni budaya yang dikagumi dunia, yang dihasilkan dengan teknologi celup rintang (resist dyeing). Istilah celup rintang ini diambil dari metode pewarnaan batik, dimana perintangan dilakukan terhadap pola motif menggunakan lilin malam. Ketika kain dicelup, bagian yang diberi perintang lilin atau malam tersebut tidak terkena zat warna.

Membuat Batik Tulis

Pekalongan, World’s City of Batik

Selain menjadi warisan budaya Indonesia, batik juga diakui sebagai warisan dunia. Badan PBB UNESCO memberikan pengakuan internasional pada batik Indonesia sebagai warisan kemanusiaan dan budaya (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Sementara, Kota Pekalongan menjadi yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang dinobatkan sebagai Kota Kreatif UNESCO dan mendapat gelar World’s City of Batik.

Dalam sejarah, batik Pekalongan mengalami perkembangan pesat dan memiliki motif yang beragam karena digerakkan oleh ratusan pengusaha kecil. Perjumpaan masyarakat Pekalongan dengan berbagai bangsa seperti Tiongkok, Belanda, Arab, Melayu serta Jepang di masa lampau telah mempengaruhi pola corak, desain serta warna seni batik di Pekalongan. Sejarah dan perkembangan batik Pekalongan juga tak lepas dari peran Eliza van Zuylen, seorang peranakan Indo-Eropa yang menjadi maestro batik Indonesia. Ia turut membuat desain, membangun workshop, hingga memasarkan batik ke pasar Eropa. Ia mendorong masyarakat untuk mengembangkan motif dengan mengakulturasi berbagai unsur budaya seperti Arab dan Tionghoa.

Di Pekalongan, tradisi membatik dari segi pola dan teknik ini diwarisi oleh Ibu Hani Zainoel, pendiri Batik Harni pada tahun 1985. Demi perkembangan batik Pekalongan, Batik Harni terus berkarya dan menjaga standar mutu terbaik untuk menghasilkan batik yang berkualitas.

Produk Kain Batik Harni

Usaha Batik Harni

Saat ini, Batik Harni dibawah legalitas usaha PT. Imammu Benua Rezeki telah dikenal sebagai peritel pakaian batik mewah yang memiliki banyak pilihan desain yang melayani semua orang baik tua dan muda. Di workshop Batik Harni di Jalan Progo Gang 3 No. 20 Pekalongan, Jawa Tengah, produk dan mode dikembangkan dengan mengedepankan warna, desain dan kenyamanan. Teknik pewarnaan dan variasi penggunaan bahan juga tidak dibatasi. Memadukan gaya batik tradisional dengan referensi modern adalah tantangan yang telah dan terus dijawab hingga ke generasi penerus Batik Harni saat ini. Upaya Batik Harni untuk selalu mengikuti trend mode adalah untuk memasyarakatkan batik bagi seluruh kalangan, sehingga batik bisa dipakai siapa saja, dimana saja dan kapan saja.

Batik Harni Alun Alun Indonesia